Kalkulator Kebutuhan Kalori Anak

Hitung estimasi kebutuhan energi harian anak berdasarkan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kementerian Kesehatan RI.

Kebutuhan Kalori Anak dan Korelasinya dengan Pencegahan Stunting

Pemenuhan kebutuhan kalori harian merupakan fondasi biologis untuk mendukung pertumbuhan linier anak. Defisit energi kronis pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) secara langsung memicu stunting, karena tubuh memprioritaskan kalori untuk fungsi organ vital alih-alih pertumbuhan tulang.

Standar Kebutuhan Kalori Anak Usia 0-5 Tahun

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan, asupan kalori meningkat seiring bertambahnya usia, metabolisme dasar, dan aktivitas motorik anak. Bayi berusia 0-6 bulan membutuhkan rata-rata 550 kkal murni dari ASI. Pada fase balita awal (1-3 tahun), kebutuhan melonjak hingga 1.125 kkal untuk memfasilitasi ledakan perkembangan otak dan otot.

Komposisi Makronutrien Pencegah Stunting

Menghitung total kalori saja tidak cukup; distribusi makronutrien menentukan efektivitas pencegahan stunting. Komposisi ideal MPASI dan makanan balita meliputi:

Dampak Defisit Kalori Terhadap Kurva Pertumbuhan

Ketika asupan kalori berada di bawah ambang batas basal (BMR) secara berkelanjutan, mekanisme homeostasis tubuh menekan sintesis hormon pertumbuhan (IGF-1). Akibatnya, kurva berat badan menurun secara bertahap (underweight), yang diikuti oleh perataan kurva tinggi badan (stunting).